TUGAS POKOK DAN FUNGSI

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN NATUNA
Dengan telah diterbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Natuna Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dan Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2017 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Bupati Natuna Nomor 64 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pemerintah Kabupaten Natuna, maka Pemadam kebakaran yang sejak dulu dibawah naungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Satpol PP, Penaggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Natuna yang dari awalnya setingkat eselon III (Bidang) menjadi setingkat eselon II (Kepala Dinas).
Tugas Pokok dan Fungsi SKPD Dinas Pemadam Kebakaran dijabarkan dalam Peraturan Bupati Natuna Nomor 49 Tahun 2017 tentang uraian Tugas Pokok, Fungsi dan Uraian Tugas Dinas kebakaran Kabupaten Natuna. Adapun rinciannya sebagai berikut :

1. Tugas Pokok
Dinas Pemadam kebakaran mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran.

2. Fungsi
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana yang dimaksud, Dinas Pemadam Kebakaranmenyelenggarakan fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis Bidang Penanggulangan Bencana dan Bidang Pemadam Kebakaran;
b. Penyelenggarakan urusan pemerintah dan pelayanan umum Bidang Penanggulangan Bencana dan Bidang Pemadam Kebakaran;
c. Pembinaan, Fasilitasi dan pelaksanaan tugas di Bidang Penanggulangan Bencana dan Bidang Pemadam Kebakaran;
d. Pelaksanaan pengendalian, pemantauan dan evaluasi kegiatan Bidang Penanggulangan Bencana dan Bidang Pemadam Kebakaran;
e. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai lingkup tugasnya.

3. Struktur Organisasi
Susunan Dinas Pemadam kebakaranKabupaten Natuna terdiri dari :
a. Kepala Dinas;
b. Sekretariat;
c. Bidang Penanggulangan Bencana;
d. Bidang Pemadam Kebakaran;
e. Kelompok Jabatan Fungsional.

Penjabaran tugas dan fungsi masing-masing struktur pada Dinas Pemadam Kebakaran adalah sebagai berikut :

a. Sekretariat
1) Sekretariat mempunyai tugas menyusun,merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengevaluasi kebijakan urusan perencanaan, pelaporan, keuangan, kepegawaian, ketatausahaan, kerasipan, perlengkapan, urusan rumah tangga, kehumasan, dan keprotokolan, serta mengkoorinasikan tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran;
2) Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sekretaris mempunyai fungsi :
a) Penyusunan kebijakan teknis di bidang urusan sekretariat;
b) Penyelenggaraan urusan Perencanaan, pelaporan keuangan, kepegawaian, ketatausahaan, kearsipan, perlengkapan, urusan rumah tangga, kehumasan dan keprotokolan;
c) Pembinaan, fasilitasi dan pelaksanaan tugas Perencanaan, pelaporan keuangan, kepegawaian, ketatausahaan, kearsipan, perlengkapan, urusan rumah tangga, kehumasan dan keprotokolan;
d) Pelaksanaan pengendalian, pemantauan dan evaluasi kegiatan Perencanaan, pelaporan keuangan, kepegawaian, ketatausahaan, kearsipan, perlengkapan, urusan rumah tangga, kehumasan dan keprotokolan;
e) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;
3) Uraian Tugas Sekretariat meliputi :
a) Menyusun rencana kerja lima tahun dan tahunan Dinas Pemadam Pemadam Kebakaran;
b) Menyusun rencana kerja lima tahun dan tahunan di lingkup Sekretariat;
c) Menyusun pengelolaan dan pelaksanaan administrasi surat menyurat, kearsipan, keuangan, kepegawaian, perlengkapan, inventarisasi, dan rumah tangga;
d) Menyusun pelaksanaan pembinaan organisasi dan tata usaha;
e) Menyusun pelaporan Dinas;
f) Mengkoodinasikan penyusunan perencanaan, penyusunan pelaporan dan penyelenggaraan tugas-tugas bidang secara terpadu;
g) Mengkoordinasikan penyiapan data dalam rangka penyusunan perencanaan dan pelaporan Dinas;
h) Mengevaluasi rencana kerja Sekretariat dan kinerja Dnas;
i) Mengevaluasi dan membina kinerja pegawai di lingkup Sekretariat;
j) Menyiapkan dan melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan; dan
k) Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan lingkup tugasnya;
4) Sekretariat terdiri dari :
a) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
b) Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;

1) Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian mempunyai tugas :
menyiapkan dan melaksanakan administrasi umum dan kepegawaian;
Uraian Tugas Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian meliputi :
a) Menyiapkan rencana kerja lima tahunan dan tahunan di lingkup Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
b) Menyiapkan urusan umum, kepegawaian dan tata usaha;
c) Menyiapkan pembinaan dan pelatihan SDM Pegawai di lingkup Dinas;
d) Menyiapkan data LPPD, LKPJ, LAKIP dan segala bentuk pelaporan lainnyadilingkup sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
e) menyiapkan laporan tahunan Dinas;
f) Menyiapkan Profile Dinas Pemadam Kebakaran;
g) Menyiapkan dan melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;
h) Membuat konsep surat dan dokumen lain-lainnya yang menjadi tugas dan tanggungjawab Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
i) Melaksanakan operasional administrasi tata usaha, kepegawaian dan urusan umum Dinas;
j) Melaksanakan operasional penyiapan data penyusunan laporan tahunan dan profil Dinas;
k) Mengoreksi dan menilai hasil kerja pegawai di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
l) Membina pegawai di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; dan
m) Melaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

2) Sub Bagian Perencanaan dan keuangan mempunyai tugasmenyiapkan, mengonsep,melaksanakan perencanaan dan administrasi keuangan, membuat data laporan keuangan dengan menyiapkan administrasi keuangan;

Uraian Tugas Sub Bagian Perencanaan dan Keuanganmeliputi sebagai berikut :

a. Menyiapkan rencana kerja lima tahun dan tahunan di lingkup Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;
b. Menyiapkan administrasi keuangan, aset dan barang persediaan Dinas Pemadam Kebakaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
c. Menyiapkan RENSTRA dan Renja tahunan Dinas Pemadam Kebakaran;
d. Meneyiapkan rekapitulasi LRFK Dinas;
e. Menyiapkan LAKIP Dinas;
f. Menyiapkan data LPPD, LKPJ, LAKIP dan segala bentuk pelaporan lainnya, dilingkup Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;
g. Menyiapkan laporan keuangan Dinas Pemadam Kebakaran;
h. Melaksanakan operasional penyiapan data perencanaan dan data LPPD, LKPJ, LAKIP di lingkup Dinas Pemadam Kebakaram;
i. Menyiapkan laporan aset dan barang persediaan Dinas Pemadam Kebakaran;
j. Melaksanakan operasional administrasi pengelolaan keuangan dan akuntansi keuangan di lingkup Dinas Pemadam Kebakaran sesuai dengan peraturan yang berlaku;
k. Menyiapkan dan melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;
l. Membuat konsep surat dan dokumen lain-lainnya yang menjadi tugas dan tanggungjawab Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;
m. Mengoreksi dan menilai hasil kerja pegawai di Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;
n. Membina pegawai di Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan; dan
o. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan lingkup tugasnya.

b. Bidang Penanggulangan Bencana
1) Bidang Penanggulangan Bencanamempunyai tugas merencanakan, menyusun dan mengevakuasi pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standart, prosedur dan kriteria dan pemberian bimbingan teknis dan supervise, serta pemantauan serta mengevaluasi dan pelaporan di Bidang Penanganan Penganggulangan Bencana Daerah berpedoman kepada Kebijakan Umum dan Rencana Strategis Dinas Pemadam Kebakaran;
2) Dalam menjalankan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Penanggulangan Bencana memiliki fungsi:
a) Perumusan dan pengolahan data dalam rangka perencanaan program kegiatan penangulangan bencana daerah;
b) Penyelenggaraan bahan dalam rangka memfasilitasi pelaksaan kegiatan penanganan masalah bencana;
c) Pembinaan dan pengawasan bidang Penanggulangan bencana di setiap Kecamatan dan Kelurahan;
d) Pelaksanaan dan pengarah penanggulangan bencana, evakuasi, logistic, rehabilitas dan rekonstruksi, serta melaksanakan standart pelayanan minimal (SPM) di bidang Penanggulangan bencana;
e) Pelaksanaan fasilitas untuk peningkatan penanganan penanggulangan bencana, monitoring dan pelaporan kegiatan penanggulangan bencana; dan
f) Pelaksanaan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya;

3) Bidang Penanggulangan Bencana, terdiri dari :

a) Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan;
b) Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi;

1) Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan membuat konsep kebijakan penyusunan norma, standart, prosedur dan kriteria dan pemberian bimbingan teknis dan supervise, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan dalam penyelenggaraan operasional urusan pencegahan dan kesiapsiagaan dan mengoreksi dalam menangani bencana di lingkup pemerintahan Daerah untuk mendukung kebijakan nasional dan pemerintah Daerah kabupaten berpedoman kepada kebijakan Umumdan Rencana Strategis Dinas Pemadam Kebakaran;
Uraian tugas Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan meliputi sebagai berikut:
a) Melaksanakan dan merencanakan perumusan dan menyusun program kerja dan kegiatan seksi pencegahan dan kesiapsiagaan;
b) Melaksanakan dan merencanakan pengumpulan dan mengolah data dalam rangka perencanaan program dan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam rangka penanggulngan bencana;
c) Merencanakan dan melaksanakan kajian strategis sebagai bahan pembuatan kebijakab di bidang Pencegahan bencana;
d) Menyiapkan dan mengkoordinasikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha pencegahan penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana dan penanggulangan darurat;
e) Menyiapkan dan melakukan koordinasi pemetaan daerah rawan bencana dengan kajian-kajian strategis dan teoritis dan pragmatis;
f) Menyiapkan dan mengkoordinasikan penyusunan dan menetapkan prosedur tetap penanganan pencegahan bencana dan tanggap siaga;
g) Melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi aparatur dan masyarakat untuk antisipasi pencegahan bencana tanggap siaga ;
h) Melaksanakan dan mengkoordinasikan kebijakan dibidang pencegahan, dan kesiapsiagaan pada pra bencana;
i) Menyiapkan serta mengevaluasikan penyelenggaraan komando satu titik pelaksanaan penaggulangan bencana saat tanggap darurat;
j) Menyiapkan dan mengevaluasi hasil kegiatan pertahunanggaran seksi pencegahan dan kesiapsiagaan berdasarkan capaian pelaksanaan kegiatan sebagai bahan penyempurnaannya;
k) Mengoreksi dan mengontrol hasil kerja bawahan untuk mengetahui adanya kesalahan atau kekeliruan serta upaya penyempurnaanya; dan
l) Mengoreksi dan menilai kinerja bawahan berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan dalam pembinaan dan peningkatan karier;

2). SeksiKedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan , penyusunan norma, standart, membuat konsep prosedur dan kriteria, serta melaksanakan operasional pemantauan, evaluasi, dan pelaporan dalam urusan tanggap darurat bencana, logistic, rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana, serta mengoreksi hasilkerja berpedoman kepada kebijakan umumdan rencana strategis Dinas Pemadam Kebakaran.
Uraian Tugas Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksimeliputi sebagai berikut :
a) menyiapkan dan merumuskan dan menyusun program kerja dan kegiatan seksi kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi;
b) Menyiapkan dan merencanakan pengumpulan dan mengolah data dalam rangka perencanaan program dan kegiatan Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi;
c) Menyiapkan kajian strategis sebagai bahan pembuatan kebijakan dibidang kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksidalam rangka penganggulangan bencana;
d) Menyiapkan dan mengkoordinasi dan kerjasama dengan Perangkat Daerah dan lembaga terkait dalam rangka penanganan tanggap darurat, Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi;
e) Pmenyiapkan dan mengkoordinasikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha pencegahan penanggulangan bencana yang mencangkup pencegahan bencana, penaggulangan darurat, rehabilitasi, Rekontruksidan revitalisasi;
f) melaksakan dan merencanakan pengupayaan pendirian lokas pengungsian disetiap kecamatan;
g) Melaksanakan dan menetapkan proseddur tetap tentang tanggap darurat, logistic, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana;
h) Melaksanakan dan menghitung dan menetapkan anggaran tanggap darurat logistic, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana;
i) Menyiapkan dan menetapkan pembagian tugas kepada bawahan dengan cara tulisan atau lisan agar dapat diproses lebih lanjut;
j) Mengoreksi dan mengontrol hasil kerja bawahan untuk mengetahui adanya kesalahan atau kekeliruan serta upaya penyempurnaannya;
k) Melaksanakan dan membina dan menilai kerja bawahan berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan dalam pembinaan dan penigkatan karier;
l) Menyiapkan dan menginventarisir permaslahan-permaslahan sesuai bidang tugas seksi kedaruratan, logistic, rehabilitasi dan rekonstruksi secara rutin maupun berkala sebagai bahan pemecahan masalah;
m) Melaksanakan serta mengevaluasi hasil kegiatan pertahun anggaran seksi kedaruratan, logistic, rehabilitasi dan rekonstruksi berdasarkan capaian pelaksanaan kegiatan sebagai bahan penyempurnaan;
n) Melaksanakan dan melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan kegiatan seksi kedaruratan, logistic, rehabilitasi dan rekonstruksi kepada kepala Bidang Penanggulangan Bencana secara periodic sebagai bahan pertanggungjawaban; dan
o) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

c. Bidang Pemadam Kebakaran

(1) Bidang Pemadam Kebakaran mempunyai tugas pokok Merencanakan, menyusun dan mengevaluasi penyelenggaraan bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan bagi pelaksaan tugas bawahan, sertamengendalikan dan mengevaluasi kegiatan menyelenggarakan pencegahan dan pengendalian bahaya kebakaran.

Dalam Menjalankan Tugas sebagaimana yang di maksud dalam ayat (1), Bidang Pemadam Kebakaran memiliki Fungsi :

a. Penyusunan kebijakan teknis di Bidang Pemadam Kebakaran;
b. Penyelenggaraan urusan perencanaan dan pengembangan di Bidang Pemadam Kebakaran;
c. Pembinaan, fasilitasi dan pelaksanaan tugas perencanaan teknis, pengumpulan, pengolahan, penganalisaan data pada Bidang Pemadam Kebakaran;
d. Pelaksanaan pengendalian, pemantauan dan evaluasi kegiatan pemadam kebakaran;
e. Pelaksanaan sosialisasi, simulasi, pengawasan, patrol dan pembinaan pencegahan, pengendalian dan evakuasi kebakaran terhadap masyarakat, Dinas, Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, dan lembaga terkait;
f. Pelaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran;

2). Bidang Pemadam Kebakaran, terdiri dari;
a) Seksi Pencegahan Kebakaran;
b) Seksi Pengendalian Kebakaran;

1) Seksi Pencegahan Kebakaranmempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan, membuat konsep pelaksanaan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan dalam hal melaksanakan operasional pencegahan kebakaran, serta mengoreksi dan mengevaluasi penyelenggaraan Rencana Strategis Dinas Pemadam Kebakaran.
Uraian tugas Seksi Pencegahan Kebakaranmeliputi sebagai berikut :
a. Menyiapkan penyusunan kebijakan teknis, inventarisir kebutuhan dan penyiapan perencanaan program serta rencana kerja anggaran (RKA) kegiatan pada Seksi Pencegahan Kebakaran dan melaksanakan kegiatan sarana dan prasarana mobil pemadam kebakaran, dan peralatan pemadaman dan bantuan penyelamatan lain;
b. Menyiapkan perencanaan Standa Operasional Prosedur (SOP), Prosedur Tetap (Protap) dan aturan lain sesuai Perundang-undangan;
c. Melaksanakan perencanaan operasional pengontrolan, pendistribusian tugas, pembimbingan dan pengarahan kegiatan kepada bawahan;
d. Melaksanakan kegiatan pendidikan, pelatihan, kursus, pembinaan, penyuluhan, sosialisasi bahaya kebakaran;
e. Melaksanakan kerjasama partisipasi dengan instansi pemerintah, swasta dan masyarakat dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran;
f. Melaksakan operasional pengawasan, pengecekan, pemantauan/monitoring dalam rangka pencegahan kebakaran;
g. Mengoreksi penyusunan pelaksanaan operasi gabungan pencegahan bahaya kebakaran dengan instansi terkait;
h. Melaksanakan operasional penigkatan penegakan hukum;
i. Melaksanakan pembuatan waduk kecil, bak penampungan air dan hydrant pemaam api;
j. Melaksanakan dokumentasi, membuat rambu-rambu dan menyelusuri peta wilayah rawan kejadian kebakaran;
k. Melaksanakan operasi dan latihan gabungan pencegahan kebakaran dengan instansi terkait;
l. Melaksanakan penyelesaian pengaduan dan keluhan masyarakat terkait dengan pelaksanaan urusan bahaya bencana kebakaran;
m. Melaksanakan rapat evaluasi dan penyusunan penyampaian laporan kegiatan;
n. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2) Seksi Pengendalian Kebakaranmempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan, membuat konsep pelaksanaan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan dalam hal melaksanakan operasional Pengendalian Kebakaran, serta mengoreksi dan mengevaluasi penyelenggara Rencana Strategis Dinas Pemadam Kebakaran.
Uraian tugas Seksi Pengendalian Kebakaran meliputi sebagai berikut :
a) Menyiapkan penyusunan kebijakan teknis, inventarisir kebutuhan dan penyiapan perencanaan program serta rencana kerja anggaran (RKA) kegiatan pada Seksi Pencegahan Kebakaran dan melaksanakan kegiatan sarana dan prasarana mobil pemadam kebakaran, dan peralatan pemadaman dan bantuan penyelamatan lain;
b) Menyiapkan perencanaan Standa Operasional Prosedur (SOP), Prosedur Tetap (Protap) dan aturan lain sesuai Perundang-undangan;
c) Menyiapkan pembuatan burrier penghalang api terutama antara lahan pemukiman dan hutan;
d) Melaksanakan dan mengkoordinasi pelaksanaan operasional, pengontrolan pendistribusian tugas, pembimbingan dan pengarahan kepada bawahan;
e) Melaksanakan dan mengkoordinasikan kegiatan pemeliharaan, pemeriksaan kesiapan/kesiagaan sarana, mobil kebakaran, dan peralatan pemadaman dan penyelamatan;
f) Melaksanakan serta mengkoordinasikan penyelenggaraan dokumentasi dan pengendalian dan penanggulangan pemadaman kebakaran;
g) Melaksanakan operasional pengawasan, pengecekan, pemantauan/ monitoring dan patroli dalam rangka pengendalian bantuan pemadaman kebakaran;
h) Melaksanakan kegiatan rekruitmen, pendidikan,pelatihan, kursus, pembinaan, penyuluhan, sosialisasi, simulasi bagi tenaga sukarela pertolongan bencana;
i) Menyiapkan dan membuat himbauan penghindaran pembukaan lahan dengan cara pembakaran dan penanaman tanaman sejenis untuk daerah yang lebih luas;
j) Menyiapkan dan menetapkan komunikasi pada kejadian kebakaran;
k) Menyiapkan serta menetapkan operasi dan latihan gabungan pengendalian kebakaran dengan instansi terkait;
l) Membuat konsep rekomendasi perizinan pemanfaatan gedung dengan instansi pemerintah swasta dalam pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
m) Melaksanakan rapat evaluasi dan penyusunan penyampaian laporan kegiatan;
n) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

d. Kelompok Jabatan Fungsional
1) Kelompok jabatan fungsional yang diberikan hak dan wewenang sesuai kendalinya dalam rangka mendukung tugas dan fungsi Dinas Pemdam Kebakaran Tipe C Kabupaten Natuna;
2) Kelompok jabatan fungsional melaksanakan tugas khusus sesuai dengan bidang keahliannya berdasarkan peraturan perundang-undangan;
3) Kelompok jabatan fungsional terdiri dari tenaga fungsional Pemadam Kebakaran dan jabatan fungsional lainnya sesuai dengan bidang keahliannya;
4) Jumlah tenaga fungsional dibentuk berdasarkan kebutuhan dan beban kerja yang dipimpin oleh seorang tenaga fungsional yang senior yang ditunjuk;
5) Jenis dan perjenjangan dan jabatan fungsional diatur dengan peraturan dan perundang-undangan.